Showing posts with label
Human Rights Books | Buku Hak Asasi Manusia.
Show all posts
Showing posts with label
Human Rights Books | Buku Hak Asasi Manusia.
Show all posts
Judul/Title: UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2004 TENTANG PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERIPenulis/Author: Penerbit/Publisher: Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RIEdisi/Edition: 2004Halaman/Pages: 67
Dimensi/Dimension: 16 x 21 x 0.5cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 340//u/C.1
***
Pekerjaan mempunyai makna yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehingga setiap orang membutuhkan pekerjaan. Pekerjaan dapat dimaknai sebagai sumber penghasilan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi dirinya dan keluarganya. Dapat juga dimaknai sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri sehinga seseorang merasa hidupnya menjadi lebih berharga baik bagi dirinya, keluarganya maupun lingkungannya. Oleh karena itu hak atas pekerjaan merupakan hak azasi yang melekat pada diri seseorang yang wajib dijunjung tinggi dan dihormati.
Makna dan arti pentingnya pekerjaan bagi setiap orang tercermin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 27 ayat (2) menyatakan bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Namun pada kenyataanya, keterbatasan akan lowongan kerja di dalam negeri semakin meningkat. Besarnya animo tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri dan besarnya jumlah TKI yang sedang bekerja di luar negeri di satu segi mempunyai sisi positif, yaitu mengatasi sebagian masalah pengangguran di dalam negeri maupun mempunyai pula sisi negatif berupa resiko kemungkinan terjadinya perlakukan yang tidak manusiawi terhadap TKI.
Judul/Title: UNDANG-UNDANG YAYASANPenulis/Author: Jarvi Kurnia LestariPenerbit/Publisher: Bhuana Ilmu PopulerEdisi/Edition: I, 2007Halaman/Pages: 101Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 0.7 cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 340/Les/u***Selama ini, pendirian yayasan di Indonesia masih dilaksanakan berdasarkan kebiasaan, padahal begitu banyak yayasan-yayasan baru bermunculan sebagai suatu badan hukum dengan berbagai kegiatan, usaha dan tujuan.Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan untuk memberikan keseragaman dasar hukum bagi pendirian yayasan sehingga sebuah yayasan juga dapat berfungsi sesuai dengan maksud dan tujuannya berdasarkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas, maka lahirlah Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Namun, dalam perjalanannya ternyata Undang-undang tersebut belum mampu menampung seluruh kebutuhan dan perkembangan hukum yang terus terjadi di masyarakat. Karena itulah akhirnya muncul Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Undang-undang ini disahkan pada tanggal 6 Oktober 2004 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri.Buku ini memuat kedua Undang-undang tersebut serta penjelasannya. Namun, untuk memudahkan para pembaca kami sengaja membuatnya dengan format berbeda. Kami menyusun Undang-undang dan penjelasannya secara berdampingan, sehingga pembaca dapat langsung membaca isi. Undang-undang sekaligu mengetahui penjelasannya pasal per pasal dalam satu halaman.
Judul/Title: REFUGEESPenulis/Author: Daniele JolyPenerbit/Publisher: Westview PressEdisi/Edition: 1992Halaman/Pages: 166Dimensi/Dimension: 13.5 x 21 x 21.5cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: EnglishCall No.: 362.8/Jol/r/C.2***in 1972 there were 13,000 people in asylum in Europe, twenty years on there are over a quarter of a million. Refugees are one of the major international political and humanitarian issues of the 1990s, yet European states have become increasingly restrictive in admitting and recognizing refugees.Covering both Western and Eastern Europe, Refugees: Asylum in Europe? Provides a clear and through analysis of the historic and current factors affecting refugee flight, acceptance and settlement in Europe, international conventions and goverment legislation, the racist backlash against refugees and how individuals, organizations and goverment can challenge these prejudices.Refugees: Asylum in Europe ? is based on MRG's report on refugees in Europe, widely praised as:"Concise, logical presentation...a clear picture of current European refugee issues."
Journal of Refugee Studies"Provides a detailed and critical examination of refugee and asylum policies in Europe"Refugees (UNHCR)
Judul/Title: COMMUNITY DEVELOPMENT: ALTERNATIF PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASIPenulis/Author: Jim Ife & Frank TesorieroPenerbit/Publisher: Pustaka PelajarEdisi/Edition: 2008Halaman/Pages: 721Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 3.5cmSampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: IndonesiaCall No.:361/Ife/c/C.1***Buku Pengembangan Masyarakat ini telah memantapkan posisinya sebagai standar buku teks teori dan praktik pengembangan masyarakat di Australia sejak edisi pertamanya pada 1995. Edisi berbahasa Indonesia ini merupakan terjemahan dari edisi ketiga (2006). Para pengarangya percaya bahwa pengembangan struktur-struktur berbasis-masyarakat telah menjadi komponen kunci dari strategi-strategi untuk perubahan di seluruh dunia. Di sini para pengarang menguraikan berbagai teori ekologi, sosial dan politik guna membangun perspektif ekologis dan perspektif keadilan sosial/HAM secara teguh untuk menjadi landasan dalam praktik pengembangan masyarakat.Buku ini berpendapat bahwa pendekatan satu dimensi, misalnya ekonomi, kepada pengembangan masyarakat akan berpeluang besar menemui kegagalan dalam pengertian keutuhan masyarakat. Oleh karena itu, disini dipromosikan suatu bentuk "pengembangan masyarakat terpadu" yang melibatkan enam dimensi masyarakat, yaitu sosial, ekonomi, politik, kultural, lingkungan hidup dan spiritual/personal. Semua itu untuk mewujudkan apa yang disebut sebagai pembangunan yang seimbang. Dengan mendiskusikan 26 prinsip kunci pengembangan masyarakat buku ini menunjukkan dengan jelas sifat bidang dan pekerjaan pengembangan masyarakat yang lintas sektoral yang karena itu, terbuka bagi orang-orang dari segala bidang untuk melibatkan diri.Para praktisi masyarakat akan sangat terbantu, dengan membaca buku ini, untuk melakukan analisis kekuatan-kekuatan dalam masyarakat dan mengidentifikasi struktur-struktur yang melemahkan dan merugikan masyarakat, untuk kemudian menetapkan strategi (yang mencakup proses dan tujuan) pemberdayaan masyarakat yang memadai sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan keberlanjutan ekologis bumi dan keadilan sosial/HAM.
Judul/Title: LAPORAN INVESTIGASI PELANGGARAN HAM DI TIMOR TIMUR, MALUKU, TANJUNG PRIOK DAN PAPUAPenulis/Author: Liza Hadiz dkk.Penerbit/Publisher: Komnas PerempuanEdisi/Edition: 2003Halaman/Pages: 142Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 341.2/Had/l/C.1***Konflik biasanya juga menyebabkan kekerasan terhadap perempuan, termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berbasis jender. Komisi penyelidik pelanggaran HAM yang dibentuk oleh Komisi Nasional HAM sebagai salah satu mekanisme penegakan HAM nasional seharusnyalah menyelidiki dan melaporkan kekerasan yang dialami perempuan pada waktu terjadinya konflik sosial dan politik. Dokumen kunci yang merupakan kumpulan ringkasan eksekutif dari lima komisi penyelidik pelanggaran HAM ini karenanya juga dimaksudkan untuk memberi gambaran tentang sejauh mana kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran HAM menjadi bagian integral dari kinerja komisi penyelidikan secara umum. Adanya penyelidikan yang berperspektif jender adalah langkah awal untuk memastikan perempuan korban kekerasan dan pelanggaran HAM dapat dipenuhi haknya atas kebenaran, keadilan dan pemulihan berdasarkan hukum.
Judul/Title: HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA: ESAI-ESAI PILIHANPenulis/Author: Ifdhal Kasim [ed.]Penerbit/Publisher: ELSAMEdisi/Edition: 2001Halaman/Pages: 395Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 2cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 341.4/Kas/h/C.1***Buku ini berisi ulasan berbagai aspek dan kategori hak-hak ekonomi, sosial dan budaya. Perspektif analisis esai-esai yang terhimpun dalam buku ini lebih memberat ke analisis hukum, meski tidak ditulis dalam pendekatan positif-normatif. Para penulis merupakan ahli di bidang hukum hak asasi manusia internasional yang sudah dikenal kepakarannya, diantaranya Prof. Asbjorn Eide.Makanya buku ini sangat layak dibaca oleh kalangan yang menaruh perhatian kepada persoalan HAM dan demokratisasi, apakah ia pekerja HAM, aktivis politik, legislator, pengamat politik, mahasiswa, atau siapa pun.
Judul/Title: HAK SIPIL DAN POLITIK: ESAI-ESAI PILIHANPenulis/Author: Ifdhal Kasim [ed.]Penerbit/Publisher: ELSAMEdisi/Edition: 2001Halaman/Pages: 469Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 2.5cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 341.4/Kas/h/C.1***Buku ini berisi ulasan berbagai aspek dari kategori hak-hak sipil dan politik. Dimulai dengan ulasan mengenai sejarah dan perkembangan positivisasi hak-hak sipil dan politik ke dalam Kovenan Internarsional Hak-Hak Sipil dan Politik pada tahun 1966 hingga pembahasan segi-segi hukum dan politik masing-masing pasal atau ketentuannya. Para penulis merupakan ahli di bidang hukum hak asasi manusia internasional yang sudah dikenal kepakarannya, diantaranya Prof. Antonio Cassese.Makanya buku ini sangat layak dibaca oleh kalangan yang menaruh perhatian kepada persoalan HAM dan demokratisasi, apakah ia pekerja HAM, aktifis politik, legislator, pengamat politik, mahasiswa, atau siapa pun.
Judul/Title: INSTRUMEN POKOK HAK-HAK ASASI MANUSIAPenulis/Author: Peter Baehr dkk.Penerbit/Publisher: Yayasan Obor IndonesiaEdisi/Edition: II, 2001Halaman/Pages: 1114Dimensi/Dimension: 15 x 21.5 x 6cm
Sampul/Cover: HardcoverBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 341/Bae/i/C.1***Buku ini memuat hampir semua instrumen utama hak-hak asasi manusia (HAM) dunia. Mulai dari deklarasi HAM se-Dunia, berbagai instrumen tambahan yang terkait dan mengikat sampai sejumlah deklarasi tidak mengikat lainnya yang berlaku pada tingkat dunia maupun regional (seperti, Piagam Afrika tentang HAM dan Hak-hak warga negara; Deklarasi dan Konvensi Amerika tentang HAM; Konvensi Eropa untukPerlindungan HAM dan Kebebasan-Kebebasan Dasar).Disamping itu, dimuat pula sejumlah naskah lengkap perjanjian-perjanjian internasional HAM, baik yang bersifat umum maupun khusus (seperti, Konvensi-konvensi Internasional mengenai Penghapusan Diskriminasi Rasial, Anti Penyiksaan dan Perlakuan Kejam, Penduduk Asli dan Kelompok Minoritas, Kedaulatan Permanen Sumber Daya Alam dan Lingkungan).Semua instrumen dan perjanjian ini disertai kajian latar belakang kelahirannya dan pembahasan tata cara melaksanakannya.Buku ini diharapkan "dapat menjadi cermin bagi kita semua -- dalam upaya kita untuk terus menerus berjuang menciptakan kondisi yang memungkinkan diterima dan dilaksanakannya prinsip-prinsip mendasar universalitas HAM berikut berbagai instrumen tambahannya di Indonesia, agar otoriterisme maupun totaliterisme dalam segala bentuk dan manifestasinya tidak bangkit lagi di bumi pertiwi."
Judul/Title: WORLD HUMAN RIGHTS GUIDEPenulis/Author: Charles HumanaPenerbit/Publisher: Fact On FileEdisi/Edition: I, 1986Halaman/Pages:344Dimensi/Dimension: 16 x 24 x 2.5cmSampul/Cover : HardcoverBahasa/Language: EnglishCall No.: 341/Hum/n/C.1Status: Ada/Available***This survey of 120 major countries throughout the world records human rights performance an responses to the Universal Declaration of Human Rights and United Nations treaties. The form of survey is a questionnaire of 40 questions and answers and the result are calculated and summarized by an overall rating.Also provided are basic data about each country, together with a short commentary on factors affecting human rights and a list of compulsory document required by citizens.The information on which this work based has been drawn from world human rights organisations, official and unofficial sources, international institutions as well as individuals.This indispensable work, which has not been undertaken by any international organisation, is more than a reference book. Illustrated by charts, diagrams and maps, it will appeal to a wide readership amongst whom must be numbered all those wish to inform themselves of injustices and oppression in a world where the great majority of people live on countries whose governments fail to honour their human rights pledges.
Judul/Title: BUKU PANDUAN PARALEGAL: PROSES HUKUM PIDANA, PERDATA & PENGORGANISASIAN RAKYAT UNTUK ADVOKASIPenulis/Author: Taufik Rinaldi dkk.Penerbit/Publisher: Justice for The Poor Program, World BankEdisi/Edition: 2005Halaman/Pages: 38Dimensi/Dimension: 15 x 21 x 0.2cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 344/Rin/b
***
Judul/Title: MENANGANI PERBUDAKAN MODERN DARI DESA: RANCANG BANGUN PERATURAN DAERAH BERBASIS PERLINDUNGANPenulis/Author: A. Savitri WPenerbit/Publisher: The Institute For Ecosoc Rights & Trade Union Rights CentreEdisi/Edition: 2008Halaman/Pages: 222Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 1.5cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 331/Sav/m/C.2
***
Masalah buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ternyata 'tidak merupakan isu' (non isu) di banyak daerah di Indonesia, bahkan di daerah-daerah sentra pengirim para pahlawan devisa itu sendiri. Derita mereka selama bekerja memang banyak diberitakan di media massa, tetapi masyarakat dan para tokohnya ternyata kurang mengenal dan menyadari arti pentingnya (masalah) buruh migran. Kenyataaan ini sejajar dengan sikap dasar Undang-Undang No. 39/2004 yang sedianya disusun dan disahkan untuk melindungi hak-hak dasar para buruh migran, tapi ternyata banyak sekali kelemahannya.
Dengan membaca buku ini, Anda akan menemukan bagaimana suatu skema perlindungan bagi para buruh migran secara kategoris haruslah dirancang untuk daerah-daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Akar masalah buruh migran justru terletak ditempat-tempat asal mereka. Tidak hanya beracu di luar negeri di negara-negara tujuan kerja.
Buku ini membongkar tujuh pokok masalah yang menjadi akar persoalan buruh migran di luar negeri dan mengajukan upaya solusinya yang dapat dijangkau melalui peraturan daerah. Dengan membaca buku ini Anda akan sampai pada pikiran bahwa tujuh pokok masalah itu wajib ditangani jika memang kita hendak melindungi warga masyarakat yang dirundung kemiskinan tak berujung di desa-desa. Anda akan menyadari bahwa hasil kerja mereka ternyata terus meningkat dari tahun ke tahun, jauh lebih besar daripada produktivitas daerah. Peningkatan hasil kerja itu mestinya mendorong para pihak untuk meningkatkan kinerjanya.
Semua ini adalah peluang emas. Tapi anda hanya dapat mencapainya, jika anda peduli, memberikan hati, mengulurkan kesediaan mendukung upaya perlindungan para buruh migran, yang adalah anak-anak kita sendiri. Tanpa perlindungan, semua peluang dan keuntungan berubah menjadi pemerasan dan pelanggaran hak-hak dasar mereka.
***For SaleCaping39 x 15 cmMade in PekalonganRp. 25.000
Judul/Title: PERDAGANGAN ANAK UNTUK TUJUAN PELACURAN DI JAWA TENGAH, YOGYAKARTA DAN JAWA TIMUR: SEBUAH KAJIAN CEPATPenulis/Author: ILOPenerbit/Publisher: ILOEdisi/Edition: 2004Halaman/Pages: 89Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cmSampul/cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 363.35/Ilo/p
***
Angka perkiraan ILO yang terbaru tentang data global pekerja anak mengkonfirmasikan apa yang selama ini dikhawatirkan berbagai pihak: jumlah pekerja anak yang terperangkap dalam bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Saat ini diperkirakan 179 juta anak perempuan dan anak laki-laki berusia dibawah 18 tahun menjadi korban dari jenis-jenis pekerjaan eksploitatif tersebut. Dari jumlah tersebut, 8,4 juta anak terlibat dalam perbudakan, kerja ijon, perdagangan anak, dimanfaatkan secara paksa dalam konflik senjata, pelacuran, pornografi dan aktivitas-aktivitas terlarang lainnya.
Judul/Title: RIO+10 PERTAMBANGAN DAN PENGHANCURAN BERKELANJUTAN
Penulis/Author: Chalid Muhammad [Ed.]Penerbit/Publisher: Jaringan Advokasi Tambang (JATAM)Edisi/Edition: 2001Halaman/Pages: 82Dimensi/Dimension: 15 x 21 x 1cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 622/Muh/r
***
Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) adalah Jaringan organisasi non-pemerintah dan organisasi komunitas. JATAM memiliki kepedulian terhadap masalah-masalah HAM, gender, lingkungan hidup, masyarakat adat dan isu-isu keadilan sosial yang disebabkan oleh industri pertambangan, minyak dan gas. Sebagai organisasi jaringan yang melakukan advokasi disektor pertambangan, JATAM memiliki tujuan mendukung masyarakat Indonesia melawan proses dehumanisasi dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh Industri tambang, minyak dan gas.
Judul/Title: GANDHI TENTANG PANTANG-KEKERASANPenulis/Author: Thomas MertonPenerbit/Publisher: Yayasan Obor IndonesiaEdisi/Edition: 1992Halaman/Pages: 104Dimensi/Dimension: 21 cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 181.4/Mer/g/C.1***Gandhi adalah sebuah nama yang tertanam dalam hati dan pikiran pejuang-pejuang kemerdekaan berbagai bangsa yang terjajah selama sebelum Perang Dunia II pecah. Sebagai pemimpin perjuangan kemerdekaan India menghadapi Inggris, seakan-akan ia merupakan tokoh pahlawan perjuangan yang tak masuk akal.Alangkah sederhananya tokoh pahlawan perjuangan kemerdekaan ini. Hanya kain putih tenunan kasar, yang sering adalah hasil pintalan benangnya sendiri yang menyelubungi tubuhnya yang kurus. Sandal di kakinya.....Gandhi sempat mengantarkan bangsanya mencapai kemerdekaan pantang-kekerasan (ahimsa), meskipun pada fajar kemerdekaan bangsanya itu dia sendiri jatuh sebagai korban pembunuhan.Buku ini merupakan bunga rampai yang dipetik oleh Thomas Merton dari tulisan-tulisan Gandhi yang berjudul Non-Violence in Peace and War.
Judul/Title: DEKLARASI HAK-HAK ASASI MANUSIA SEDUNIA SEBUAH ADAPTASI UNTUK KANAK-KANAK
Penulis/Author: Ruth Rocha dan Otavio RothPenerbit/Publisher: Yayasan Obor IndonesiaEdisi/Edition: 1995Halaman/Pages: 44Dimensi/Dimension: 21 x 21 x 0.5cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 340/Roc/d/C.1***
Di atas bumi kita banyak mahluk lain yang diciptakan Tuhan yang Maha Kuasa. Ada burung, harimau, beruk, gajah, tokek, nyamuk, beruang, buaya, dan sebagainya.
Tetapi semua mahluk hidup yang lain itu tidak dapat menandingi manusia, yang oleh Tuhan dibekali dengan pikiran dan perasaan.
Ketika ananda berhasil menjawab sebuah teka-teki maka itu berarti ananda memiliki daya pikir. Jika ananda menangis, merasa sedih melihat ibumu, kakak atau adikmu yang sedang sakit, maka itu menunjukkan ananda berperasaan halus.
Di bumi kita hidup berbagai manusia. Kita berkulit cokelat atau kuning langsat. Ada yang berkulit hitam. Ada yang berkulit hitam. Ada yang berkulit putih. Malahan orang Indian di Amerika Serikat dikatakan berkulit merah. Dan orang Cina dikatakan berkulit kuning.
Tetapi kita semua sama-sama manusia dan hidup bersama di atas bumi ini. Karena itu kita perlu mengatur supaya seluruh umat manusia ini hidup bersatu, dalam damai, dan sama-sama merasa aman serta bahagia.
Karena itu bangsa-bangsa di dunia bersama-sama telah mengatur hidup dan bekerja sama berdasarkan Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia Sedunia, yang berlaku untuk semua bangsa.
Judul/Title: MEMOAR OEI TJOE TAT: PEMBANTU PRESIDEN SOEKARNOPenulis/Author: Oei Tjoe TatPenerbit/Publisher: Hasta MitraEdisi/Edition: 1998Halaman/Pages: 412Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 2cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 920/Tat/m/C.1***Pengangkatan seorang keturunan Tionghoa menjadi Menteri, disamping yang setuju tentu ada yang tidak, bahkan mungkin dari kalangan keturunan Tionghoa sendiri ada yang tidak senang, walaupun tidak dinyatakan terbuka. Sejak muda, Oei Tjoe Tat sangat aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, akan tetapi dia tidak dikenal sebagai politikus, malah menurut hemat saya Oei Tjoe Tat boleh dikatakan a-politis. Tetapi itu pula rupanya menjadi salah satu pertimbangan Presiden Soekarno untuk mengangkatnya menjadi pembantunya setelah cukup lama mengobservasi bahwa sikap "a-politis"-nya justru positif karena dia lurus, berani dan correct dalam sepak-terjangnya.Saya dapat membayangkan betapa suatu kontroversi dialami dalam dirinya, sebab di satu pihak dia sangat percaya pada Soekarno dan hak-hak azasi manusia, di lain pihak suasana dan praktek revolusioner di masa itu tidak selalu menghormati hak-hak azasi. Membaca memoarnya kita melihat bagaimana suatu pribadi meluncur ke dalam sejarah, bukan sosok yang berpamrih melemparkan diri ke dalam sejarah.Setelah 50 tahun merdeka, separohnya dalam zaman Orde Baru, seyogianya selesailah segala kontroversi sosial-politik di masa lalu karena isu-isu baru yang lebih relevan perlu dihadapi.
Judul/Title: HEROES OF FREEDOM AND HUMANITYPenulis/Author: Tim NarasiPenerbit/Publisher: NarasiEdisi/Edition: I, 2006Halaman/Pages: 167Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 0.5 cmSampul/Cover: PaperbackBahasa/Language: IndonesiaCall No.: 923/Nar/h***Sebagian besar dunia tercipta melalui tindakan-tindakan luar biasa yang dilakukan orang-orang besar. Bukan hanya memberi pengaruh langsung terhadap orang-orang segenerasinya, kehidupan orang-orang besar itu pun mampu memberi inspirasi bagi generasi berikutnya.Franklin D. Roosevelt, Mahatma Gandhi, Martin Luther King Jr., Che Guevara, Jawaharlal Nehru, Winston Churchill, Dalai Lama Ke-14, Mustafa Kemal Ataturk, Nelson Mandela, serta Ho Chi Minh adalah nama-nama abadi yang muncul di abad 20, namun akan dikenang sepanjang masa. Mereka berjuang menaklukan musuh-musuh terbesar bagi kebebasan dan kemanusiaan. Mereka berjuang menetang sistem yang tidak adil, imperialisme, dan diskriminasi. Mereka melawan para tiran yang kejam, dan mereka membayar pengorbanannya dengan nyawa. Tindakan-tindakan heroik mereka demi kebebasan dan kemanusiaan aka tetap dikenang dan menjadi pencerahan bagi kita yang hidup di abad 21.***For SaleHasta La Victoria Siempre, Che Guevara TshirtRp. 65.000,-