Showing posts with label Travel Books | Buku Perjalanan Wisata. Show all posts
Showing posts with label Travel Books | Buku Perjalanan Wisata. Show all posts

SEVEN MOUNTAINS, Marilyn Mason

Judul/Title: Seven Mountains: The Inner Climb to Commitment and Caring
Penulis/Author: Marilyn Mason, Ph.D
Penerbit/Publisher: A Plume Book
Edisi/Edition: I, 1997
Halaman/Pages: 149
Dimensi/Dimension: 13.5 x 20 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Call No.: 158/Mas/s/C.1


***
Psychologist Marilyn Mason was far from being an outdoorswoman when she participated in her first rock climbing trip on Minnesota's north shore of Lake Superior. But beyond the exhilarating phsycal challenge, she discovered key elements of climbing that are essential in the challenges we all face everyday. Mason went on to climb majestic peaks in Tibet, Nepal, Tanzania, the Caucasus, and China, learning new and exciting life lessons each demanding step of the way. Including diary excerpts that dramatize her climbs, Mason shares her discoveries in the context of human relationships --work, love, family, friendships, and community. A dynamic and truly unique approach to personal development, in wich mountain climbing becomes a metaphor for inner growth, Seven Mountains is an inspiring adventure of both the body and spirit. This personal and illuminating book is for those eho have faced their own "mountains of the mind" and want to climb higher, and for all who seek a new way of addressing what matters most.

NO WORRIES: A JOURNEY THROUGH AUSTRALIA, Mark McCrum

Judul/Title: No Worries: A journey Through Australia
Penulis/Author: Mark McCrum
Penerbit/Publisher: Indigo
Edisi/Edition: 2000
Halaman/Pages: 314
Dimensi/Dimension: 13 x 20 x 2 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Call No.: 910.94/Mcc/n/C.1


***

Knowing Nothing of Australia except the lager-ad cliches of sun and surf, ockers and sheilas, kangaroos, and didgeridoos, Mark McCrum arrives Down Under.

Hitching, flying, by Greyhound and by train, he makes his way around the vast brown land. From royalist hippies to republican cattle-ranchers, from Queensland jillaroos to Indo-Chinese immigrants, from Perth millionaries to desert Aboriginals, he meets modern Aussies of every kind.

BOROBUDUR, John Miksic

Judul/Title: Borobudur: Golden Tales of the Buddhas
Penulis/Author: John Miksic
Penerbit/Publisher: Periplus
Edisi/Edition: I, 1991
Halaman/Pages: 157
Dimensi/Dimension: 24 x 26.5 x 2 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Call No.: 726.1/Mik/b

***
The glorious ninth-century Buddhist stupa of Borobudur -- the largest Buddhist monument in the world -- stands in the midst of the lush Kedu plain of Central Java in Indonesia, where it is visited annually by over a million people. Borobudur contains more than a thousand exquisitely carved relief panels extending along its many terraces for a total distance of more than a kilometer. These are arranged so as to take the visitor on a spiritual journey to enlightment, and one ascend the monument past scenes depicting the world of desire, the life story of Buddha, and the heroic deeds of other enlightened beings -- finally arriving at the great circular terraces at the top of the structure that symbolize the formless world of pure knowledge and perfection.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2004 TENTANG PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI,

Judul/Title: UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2004 TENTANG PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI
Penulis/Author:
Penerbit/Publisher: Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 67
Dimensi/Dimension: 16 x 21 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 340//u/C.1

***
Pekerjaan mempunyai makna yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehingga setiap orang membutuhkan pekerjaan. Pekerjaan dapat dimaknai sebagai sumber penghasilan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi dirinya dan keluarganya. Dapat juga dimaknai sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri sehinga seseorang merasa hidupnya menjadi lebih berharga baik bagi dirinya, keluarganya maupun lingkungannya. Oleh karena itu hak atas pekerjaan merupakan hak azasi yang melekat pada diri seseorang yang wajib dijunjung tinggi dan dihormati.

Makna dan arti pentingnya pekerjaan bagi setiap orang tercermin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 27 ayat (2) menyatakan bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Namun pada kenyataanya, keterbatasan akan lowongan kerja di dalam negeri semakin meningkat. Besarnya animo tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri dan besarnya jumlah TKI yang sedang bekerja di luar negeri di satu segi mempunyai sisi positif, yaitu mengatasi sebagian masalah pengangguran di dalam negeri maupun mempunyai pula sisi negatif berupa resiko kemungkinan terjadinya perlakukan yang tidak manusiawi terhadap TKI.

UNDANG-UNDANG YAYASAN, Jarvi Kurnia Lestari

Judul/Title: UNDANG-UNDANG YAYASAN
Penulis/Author: Jarvi Kurnia Lestari
Penerbit/Publisher: Bhuana Ilmu Populer
Edisi/Edition: I, 2007
Halaman/Pages: 101
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 0.7 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 340/Les/u

***
Selama ini, pendirian yayasan di Indonesia masih dilaksanakan berdasarkan kebiasaan, padahal begitu banyak yayasan-yayasan baru bermunculan sebagai suatu badan hukum dengan berbagai kegiatan, usaha dan tujuan.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan untuk memberikan keseragaman dasar hukum bagi pendirian yayasan sehingga sebuah yayasan juga dapat berfungsi sesuai dengan maksud dan tujuannya berdasarkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas, maka lahirlah Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Namun, dalam perjalanannya ternyata Undang-undang tersebut belum mampu menampung seluruh kebutuhan dan perkembangan hukum yang terus terjadi di masyarakat. Karena itulah akhirnya muncul Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Undang-undang ini disahkan pada tanggal 6 Oktober 2004 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri.

Buku ini memuat kedua Undang-undang tersebut serta penjelasannya. Namun, untuk memudahkan para pembaca kami sengaja membuatnya dengan format berbeda. Kami menyusun Undang-undang dan penjelasannya secara berdampingan, sehingga pembaca dapat langsung membaca isi. Undang-undang sekaligu mengetahui penjelasannya pasal per pasal dalam satu halaman.

REFUGEES, Daniele Joly

Judul/Title: REFUGEES
Penulis/Author: Daniele Joly
Penerbit/Publisher: Westview Press
Edisi/Edition: 1992
Halaman/Pages: 166
Dimensi/Dimension: 13.5 x 21 x 21.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Call No.: 362.8/Jol/r/C.2

***
in 1972 there were 13,000 people in asylum in Europe, twenty years on there are over a quarter of a million. Refugees are one of the major international political and humanitarian issues of the 1990s, yet European states have become increasingly restrictive in admitting and recognizing refugees.

Covering both Western and Eastern Europe, Refugees: Asylum in Europe? Provides a clear and through analysis of the historic and current factors affecting refugee flight, acceptance and settlement in Europe, international conventions and goverment legislation, the racist backlash against refugees and how individuals, organizations and goverment can challenge these prejudices.

Refugees: Asylum in Europe ? is based on MRG's report on refugees in Europe, widely praised as:
"Concise, logical presentation...a clear picture of current European refugee issues."
Journal of Refugee Studies

"Provides a detailed and critical examination of refugee and asylum policies in Europe"
Refugees (UNHCR)

COMMUNITY DEVELOPMENT, Jim Ife & Frank Tesoriero

Judul/Title: COMMUNITY DEVELOPMENT: ALTERNATIF PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI
Penulis/Author: Jim Ife & Frank Tesoriero
Penerbit/Publisher: Pustaka Pelajar
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 721
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 3.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language:
Indonesia
Call No.:361/Ife/c/C.1

***
Buku Pengembangan Masyarakat ini telah memantapkan posisinya sebagai standar buku teks teori dan praktik pengembangan masyarakat di Australia sejak edisi pertamanya pada 1995. Edisi berbahasa Indonesia ini merupakan terjemahan dari edisi ketiga (2006). Para pengarangya percaya bahwa pengembangan struktur-struktur berbasis-masyarakat telah menjadi komponen kunci dari strategi-strategi untuk perubahan di seluruh dunia. Di sini para pengarang menguraikan berbagai teori ekologi, sosial dan politik guna membangun perspektif ekologis dan perspektif keadilan sosial/HAM secara teguh untuk menjadi landasan dalam praktik pengembangan masyarakat.

Buku ini berpendapat bahwa pendekatan satu dimensi, misalnya ekonomi, kepada pengembangan masyarakat akan berpeluang besar menemui kegagalan dalam pengertian keutuhan masyarakat. Oleh karena itu, disini dipromosikan suatu bentuk "pengembangan masyarakat terpadu" yang melibatkan enam dimensi masyarakat, yaitu sosial, ekonomi, politik, kultural, lingkungan hidup dan spiritual/personal. Semua itu untuk mewujudkan apa yang disebut sebagai pembangunan yang seimbang. Dengan mendiskusikan 26 prinsip kunci pengembangan masyarakat buku ini menunjukkan dengan jelas sifat bidang dan pekerjaan pengembangan masyarakat yang lintas sektoral yang karena itu, terbuka bagi orang-orang dari segala bidang untuk melibatkan diri.

Para praktisi masyarakat akan sangat terbantu, dengan membaca buku ini, untuk melakukan analisis kekuatan-kekuatan dalam masyarakat dan mengidentifikasi struktur-struktur yang melemahkan dan merugikan masyarakat, untuk kemudian menetapkan strategi (yang mencakup proses dan tujuan) pemberdayaan masyarakat yang memadai sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan keberlanjutan ekologis bumi dan keadilan sosial/HAM.

LAPORAN INVESTIGASI PELANGGARAN HAM DI TIMOR TIMUR, MALUKU, TANJUNG PRIOK DAN PAPUA, Liza Hadiz dkk.

Judul/Title: LAPORAN INVESTIGASI PELANGGARAN HAM DI TIMOR TIMUR, MALUKU, TANJUNG PRIOK DAN PAPUA
Penulis/Author: Liza Hadiz dkk.
Penerbit/Publisher: Komnas Perempuan
Edisi/Edition: 2003
Halaman/Pages: 142
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 341.2/Had/l/C.1

***
Konflik biasanya juga menyebabkan kekerasan terhadap perempuan, termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berbasis jender. Komisi penyelidik pelanggaran HAM yang dibentuk oleh Komisi Nasional HAM sebagai salah satu mekanisme penegakan HAM nasional seharusnyalah menyelidiki dan melaporkan kekerasan yang dialami perempuan pada waktu terjadinya konflik sosial dan politik. Dokumen kunci yang merupakan kumpulan ringkasan eksekutif dari lima komisi penyelidik pelanggaran HAM ini karenanya juga dimaksudkan untuk memberi gambaran tentang sejauh mana kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran HAM menjadi bagian integral dari kinerja komisi penyelidikan secara umum. Adanya penyelidikan yang berperspektif jender adalah langkah awal untuk memastikan perempuan korban kekerasan dan pelanggaran HAM dapat dipenuhi haknya atas kebenaran, keadilan dan pemulihan berdasarkan hukum.

HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA: ESAI-ESAI PILIHAN

Judul/Title: HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA: ESAI-ESAI PILIHAN
Penulis/Author: Ifdhal Kasim [ed.]
Penerbit/Publisher: ELSAM
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 395
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 2cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 341.4/Kas/h/C.1

***
Buku ini berisi ulasan berbagai aspek dan kategori hak-hak ekonomi, sosial dan budaya. Perspektif analisis esai-esai yang terhimpun dalam buku ini lebih memberat ke analisis hukum, meski tidak ditulis dalam pendekatan positif-normatif. Para penulis merupakan ahli di bidang hukum hak asasi manusia internasional yang sudah dikenal kepakarannya, diantaranya Prof. Asbjorn Eide.

Makanya buku ini sangat layak dibaca oleh kalangan yang menaruh perhatian kepada persoalan HAM dan demokratisasi, apakah ia pekerja HAM, aktivis politik, legislator, pengamat politik, mahasiswa, atau siapa pun.

HAK SIPIL DAN POLITIK, Ifdhal Kasim [ed.]

Judul/Title: HAK SIPIL DAN POLITIK: ESAI-ESAI PILIHAN
Penulis/Author: Ifdhal Kasim [ed.]
Penerbit/Publisher: ELSAM
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 469
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 2.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 341.4/Kas/h/C.1

***
Buku ini berisi ulasan berbagai aspek dari kategori hak-hak sipil dan politik. Dimulai dengan ulasan mengenai sejarah dan perkembangan positivisasi hak-hak sipil dan politik ke dalam Kovenan Internarsional Hak-Hak Sipil dan Politik pada tahun 1966 hingga pembahasan segi-segi hukum dan politik masing-masing pasal atau ketentuannya. Para penulis merupakan ahli di bidang hukum hak asasi manusia internasional yang sudah dikenal kepakarannya, diantaranya Prof. Antonio Cassese.

Makanya buku ini sangat layak dibaca oleh kalangan yang menaruh perhatian kepada persoalan HAM dan demokratisasi, apakah ia pekerja HAM, aktifis politik, legislator, pengamat politik, mahasiswa, atau siapa pun.

INSTRUMEN POKOK HAK-HAK ASASI MANUSIA, Peter Baehr dkk.

Judul/Title: INSTRUMEN POKOK HAK-HAK ASASI MANUSIA
Penulis/Author: Peter Baehr dkk.
Penerbit/Publisher: Yayasan Obor Indonesia
Edisi/Edition: II, 2001
Halaman/Pages: 1114
Dimensi/Dimension: 15 x 21.5 x 6cm
Sampul/Cover:
Hardcover
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 341/Bae/i/C.1

***
Buku ini memuat hampir semua instrumen utama hak-hak asasi manusia (HAM) dunia. Mulai dari deklarasi HAM se-Dunia, berbagai instrumen tambahan yang terkait dan mengikat sampai sejumlah deklarasi tidak mengikat lainnya yang berlaku pada tingkat dunia maupun regional (seperti, Piagam Afrika tentang HAM dan Hak-hak warga negara; Deklarasi dan Konvensi Amerika tentang HAM; Konvensi Eropa untukPerlindungan HAM dan Kebebasan-Kebebasan Dasar).

Disamping itu, dimuat pula sejumlah naskah lengkap perjanjian-perjanjian internasional HAM, baik yang bersifat umum maupun khusus (seperti, Konvensi-konvensi Internasional mengenai Penghapusan Diskriminasi Rasial, Anti Penyiksaan dan Perlakuan Kejam, Penduduk Asli dan Kelompok Minoritas, Kedaulatan Permanen Sumber Daya Alam dan Lingkungan).

Semua instrumen dan perjanjian ini disertai kajian latar belakang kelahirannya dan pembahasan tata cara melaksanakannya.

Buku ini diharapkan "dapat menjadi cermin bagi kita semua -- dalam upaya kita untuk terus menerus berjuang menciptakan kondisi yang memungkinkan diterima dan dilaksanakannya prinsip-prinsip mendasar universalitas HAM berikut berbagai instrumen tambahannya di Indonesia, agar otoriterisme maupun totaliterisme dalam segala bentuk dan manifestasinya tidak bangkit lagi di bumi pertiwi."

WORLD HUMAN RIGHTS GUIDE, Charles Humana

Judul/Title: WORLD HUMAN RIGHTS GUIDE
Penulis/Author: Charles Humana
Penerbit/Publisher: Fact On File
Edisi/Edition: I, 1986
Halaman/Pages:344
Dimensi/Dimension: 16 x 24 x 2.5cm
Sampul/Cover : Hardcover
Bahasa/Language: English
Call No.: 341/Hum/n/C.1
Status: Ada/Available

***
This survey of 120 major countries throughout the world records human rights performance an responses to the Universal Declaration of Human Rights and United Nations treaties. The form of survey is a questionnaire of 40 questions and answers and the result are calculated and summarized by an overall rating.

Also provided are basic data about each country, together with a short commentary on factors affecting human rights and a list of compulsory document required by citizens.

The information on which this work based has been drawn from world human rights organisations, official and unofficial sources, international institutions as well as individuals.

This indispensable work, which has not been undertaken by any international organisation, is more than a reference book. Illustrated by charts, diagrams and maps, it will appeal to a wide readership amongst whom must be numbered all those wish to inform themselves of injustices and oppression in a world where the great majority of people live on countries whose governments fail to honour their human rights pledges.

BUKU PANDUAN PARALEGAL, Taufik Rinaldi dkk.

Judul/Title: BUKU PANDUAN PARALEGAL: PROSES HUKUM PIDANA, PERDATA & PENGORGANISASIAN RAKYAT UNTUK ADVOKASI
Penulis/Author: Taufik Rinaldi dkk.
Penerbit/Publisher: Justice for The Poor Program, World Bank
Edisi/Edition: 2005
Halaman/Pages: 38
Dimensi/Dimension: 15 x 21 x 0.2cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 344/Rin/b

***

MENANGANI PERBUDAKAN MODERN DARI DESA

Judul/Title: MENANGANI PERBUDAKAN MODERN DARI DESA: RANCANG BANGUN PERATURAN DAERAH BERBASIS PERLINDUNGAN
Penulis/Author: A. Savitri W
Penerbit/Publisher: The Institute For Ecosoc Rights & Trade Union Rights Centre
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 222
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 331/Sav/m/C.2

***
Masalah buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ternyata 'tidak merupakan isu' (non isu) di banyak daerah di Indonesia, bahkan di daerah-daerah sentra pengirim para pahlawan devisa itu sendiri. Derita mereka selama bekerja memang banyak diberitakan di media massa, tetapi masyarakat dan para tokohnya ternyata kurang mengenal dan menyadari arti pentingnya (masalah) buruh migran. Kenyataaan ini sejajar dengan sikap dasar Undang-Undang No. 39/2004 yang sedianya disusun dan disahkan untuk melindungi hak-hak dasar para buruh migran, tapi ternyata banyak sekali kelemahannya.


Dengan membaca buku ini, Anda akan menemukan bagaimana suatu skema perlindungan bagi para buruh migran secara kategoris haruslah dirancang untuk daerah-daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Akar masalah buruh migran justru terletak ditempat-tempat asal mereka. Tidak hanya beracu di luar negeri di negara-negara tujuan kerja.

Buku ini membongkar tujuh pokok masalah yang menjadi akar persoalan buruh migran di luar negeri dan mengajukan upaya solusinya yang dapat dijangkau melalui peraturan daerah. Dengan membaca buku ini Anda akan sampai pada pikiran bahwa tujuh pokok masalah itu wajib ditangani jika memang kita hendak melindungi warga masyarakat yang dirundung kemiskinan tak berujung di desa-desa. Anda akan menyadari bahwa hasil kerja mereka ternyata terus meningkat dari tahun ke tahun, jauh lebih besar daripada produktivitas daerah. Peningkatan hasil kerja itu mestinya mendorong para pihak untuk meningkatkan kinerjanya.

Semua ini adalah peluang emas. Tapi anda hanya dapat mencapainya, jika anda peduli, memberikan hati, mengulurkan kesediaan mendukung upaya perlindungan para buruh migran, yang adalah anak-anak kita sendiri. Tanpa perlindungan, semua peluang dan keuntungan berubah menjadi pemerasan dan pelanggaran hak-hak dasar mereka.

***
For Sale
Caping
39 x 15 cm
Made in Pekalongan
Rp. 25.000

PERDAGANGAN ANAK UNTUK TUJUAN PELACURAN DI JAWA TENGAH, YOGYAKARTA DAN JAWA TIMUR, ILO

Judul/Title: PERDAGANGAN ANAK UNTUK TUJUAN PELACURAN DI JAWA TENGAH, YOGYAKARTA DAN JAWA TIMUR: SEBUAH KAJIAN CEPAT
Penulis/Author: ILO
Penerbit/Publisher: ILO
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 89
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cm
Sampul/cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 363.35/Ilo/p

***
Angka perkiraan ILO yang terbaru tentang data global pekerja anak mengkonfirmasikan apa yang selama ini dikhawatirkan berbagai pihak: jumlah pekerja anak yang terperangkap dalam bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Saat ini diperkirakan 179 juta anak perempuan dan anak laki-laki berusia dibawah 18 tahun menjadi korban dari jenis-jenis pekerjaan eksploitatif tersebut. Dari jumlah tersebut, 8,4 juta anak terlibat dalam perbudakan, kerja ijon, perdagangan anak, dimanfaatkan secara paksa dalam konflik senjata, pelacuran, pornografi dan aktivitas-aktivitas terlarang lainnya.

RIO+10 PERTAMBANGAN DAN PENGHANCURAN BERKELANJUTAN, Chalid Muhammad [ed.]

Judul/Title: RIO+10 PERTAMBANGAN DAN PENGHANCURAN BERKELANJUTAN
Penulis/Author:
Chalid Muhammad [Ed.]
Penerbit/Publisher: Jaringan Advokasi Tambang (JATAM)
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 82
Dimensi/Dimension: 15 x 21 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 622/Muh/r

***
Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) adalah Jaringan organisasi non-pemerintah dan organisasi komunitas. JATAM memiliki kepedulian terhadap masalah-masalah HAM, gender, lingkungan hidup, masyarakat adat dan isu-isu keadilan sosial yang disebabkan oleh industri pertambangan, minyak dan gas. Sebagai organisasi jaringan yang melakukan advokasi disektor pertambangan, JATAM memiliki tujuan mendukung masyarakat Indonesia melawan proses dehumanisasi dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh Industri tambang, minyak dan gas.

GANDHI TENTANG PANTANG KEKERASAN, Thomas Merton

Judul/Title: GANDHI TENTANG PANTANG-KEKERASAN
Penulis/Author: Thomas Merton
Penerbit/Publisher: Yayasan Obor Indonesia
Edisi/Edition: 1992
Halaman/Pages: 104
Dimensi/Dimension: 21 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 181.4/Mer/g/C.1

***
Gandhi adalah sebuah nama yang tertanam dalam hati dan pikiran pejuang-pejuang kemerdekaan berbagai bangsa yang terjajah selama sebelum Perang Dunia II pecah. Sebagai pemimpin perjuangan kemerdekaan India menghadapi Inggris, seakan-akan ia merupakan tokoh pahlawan perjuangan yang tak masuk akal.

Alangkah sederhananya tokoh pahlawan perjuangan kemerdekaan ini. Hanya kain putih tenunan kasar, yang sering adalah hasil pintalan benangnya sendiri yang menyelubungi tubuhnya yang kurus. Sandal di kakinya.....Gandhi sempat mengantarkan bangsanya mencapai kemerdekaan pantang-kekerasan (ahimsa), meskipun pada fajar kemerdekaan bangsanya itu dia sendiri jatuh sebagai korban pembunuhan.

Buku ini merupakan bunga rampai yang dipetik oleh Thomas Merton dari tulisan-tulisan Gandhi yang berjudul Non-Violence in Peace and War.

DEKLARASI HAK-HAK ASASI MANUSIA SEDUNIA SEBUAH ADAPTASI UNTUK KANAK-KANAK, Ruth Rocha dan Otavio Roth

Judul/Title: DEKLARASI HAK-HAK ASASI MANUSIA SEDUNIA SEBUAH ADAPTASI UNTUK KANAK-KANAK
Penulis/Author:
Ruth Rocha dan Otavio Roth
Penerbit/Publisher: Yayasan Obor Indonesia
Edisi/Edition: 1995
Halaman/Pages: 44
Dimensi/Dimension: 21 x 21 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 340/Roc/d/C.1

***
Di atas bumi kita banyak mahluk lain yang diciptakan Tuhan yang Maha Kuasa. Ada burung, harimau, beruk, gajah, tokek, nyamuk, beruang, buaya, dan sebagainya.

Tetapi semua mahluk hidup yang lain itu tidak dapat menandingi manusia, yang oleh Tuhan dibekali dengan pikiran dan perasaan.

Ketika ananda berhasil menjawab sebuah teka-teki maka itu berarti ananda memiliki daya pikir. Jika ananda menangis, merasa sedih melihat ibumu, kakak atau adikmu yang sedang sakit, maka itu menunjukkan ananda berperasaan halus.

Di bumi kita hidup berbagai manusia. Kita berkulit cokelat atau kuning langsat. Ada yang berkulit hitam. Ada yang berkulit hitam. Ada yang berkulit putih. Malahan orang Indian di Amerika Serikat dikatakan berkulit merah. Dan orang Cina dikatakan berkulit kuning.

Tetapi kita semua sama-sama manusia dan hidup bersama di atas bumi ini. Karena itu kita perlu mengatur supaya seluruh umat manusia ini hidup bersatu, dalam damai, dan sama-sama merasa aman serta bahagia.

Karena itu bangsa-bangsa di dunia bersama-sama telah mengatur hidup dan bekerja sama berdasarkan Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia Sedunia, yang berlaku untuk semua bangsa.

ORANG JAWA NAIK HAJI, Danarto

Judul/Title: ORANG JAWA NAIK HAJI
Penulis/Author: Danarto
Penerbit/Publisher: Grafiti Pers
Edisi/Edition: 1987
Halaman/Pages: 94
Dimensi/Dimension: 11x 18 x 0,5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 297.425/Dan/o/C.1

***
TUTUP MULUT
TUTUP MATA
TUTUP TELINGA adalah bekal yang dibawa Danarto ketika menunaikan ibadah haji. Agustus September 1983. Maksudnya adalah ia mencoba untuk lurus beribadah. Tapi nyatanya ada saja hal-hal yang tak mungkin ia berkelit. Sampai sekarang ia masih terkenang oleh sejumlah peristiwa yang ia alami di Masjid Nabawi ataupun Masjidil Haram. Ia merasa jangan-jangan banyak malaikat yang menyamarkan diri sebagai orang berkulit hitam.

Buku yang Anda pegang ini paling tidak menghantarkan 17 surat-suratnya, catatan harian yang ia tulis ketika berada di Tanah Suci.

Danarto adalah pelukis dan penulis cerpen. Lahir 27 Juni 1940 di Sragen (Jawa Tengah) ia pernah membantu pembuatan film cerita sebagai penata artistik. Pernah pula pameran Kanvas Kosong (1973) dan cerpen-cerpennya memenangkan hadiah (1968 & 1983), dan diterjemahkan ke beberapa bahasa. Juga menyutradarai naskah dramanya (1978).

.....kepadatan buku ini tidak menyembunyikan pengalaman rohaniah menarik yang dijalani manusia Danarto, yang ingin bertemu malaikat di sekitar Ka'bah, dan merasa mampu melakukan komuni mutlak dengan Tuhannya -- sesuatu yang sangat diirikan mistikus mana pun sejak dahulu kala.
Abdurrahman Wahid

MEMOAR OEI TJOE TAT: PEMBANTU PRESIDEN SOEKARNO, Oei Tjoe Tat

Judul/Title: MEMOAR OEI TJOE TAT: PEMBANTU PRESIDEN SOEKARNO
Penulis/Author: Oei Tjoe Tat
Penerbit/Publisher: Hasta Mitra
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 412
Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 2cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 920/Tat/m/C.1

***
Pengangkatan seorang keturunan Tionghoa menjadi Menteri, disamping yang setuju tentu ada yang tidak, bahkan mungkin dari kalangan keturunan Tionghoa sendiri ada yang tidak senang, walaupun tidak dinyatakan terbuka. Sejak muda, Oei Tjoe Tat sangat aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, akan tetapi dia tidak dikenal sebagai politikus, malah menurut hemat saya Oei Tjoe Tat boleh dikatakan a-politis. Tetapi itu pula rupanya menjadi salah satu pertimbangan Presiden Soekarno untuk mengangkatnya menjadi pembantunya setelah cukup lama mengobservasi bahwa sikap "a-politis"-nya justru positif karena dia lurus, berani dan correct dalam sepak-terjangnya.

Saya dapat membayangkan betapa suatu kontroversi dialami dalam dirinya, sebab di satu pihak dia sangat percaya pada Soekarno dan hak-hak azasi manusia, di lain pihak suasana dan praktek revolusioner di masa itu tidak selalu menghormati hak-hak azasi. Membaca memoarnya kita melihat bagaimana suatu pribadi meluncur ke dalam sejarah, bukan sosok yang berpamrih melemparkan diri ke dalam sejarah.

Setelah 50 tahun merdeka, separohnya dalam zaman Orde Baru, seyogianya selesailah segala kontroversi sosial-politik di masa lalu karena isu-isu baru yang lebih relevan perlu dihadapi.