Showing posts with label PEMBANGUNAN. Show all posts
Showing posts with label PEMBANGUNAN. Show all posts

MEWUJUDKAN PARTISIPASI: 21 TEKNIK PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK ABAD 21, John Gaventa

Judul/Title: MEWUJUDKAN PARTISISPASI: 21 TEKNIK PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK ABAD 21
Penulis/Author: John Gaventa
Penerbit/Publisher: British Council
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 94
Dimensi/Dimension: 21 x 29.7x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 323/Gav/m/C.1

***
Retorika mengatakan bahwa partisipasi itu wujud dari Pemerintahan yang demokratis. Namun apa arti sebenarnya dari partisipasi itu dan apa yang dapat mewujudkannya? Buku. "Mewujudkan Partisipasi" ini memuat dua puluh satu teknik andalan dari segala penjuru dunia. Buku ini menunjukkan cara memilih salah satu teknik, bagaimana menggunakannya secara tepat dan di mana dapat diperoleh lebih banyak informasi. Lewat buku ini, Anda membuktikan bahwa retorika itu benar: Partisipasi itu wujud dari Pemerintahan yang demokratis.

MASALAH SOSIAL DAN PEMBANGUNAN, Soetomo

Judul/Title: MASALAH SOSIAL DAN PEMBANGUNAN
Penulis/Author: Soetomo
Penerbit/Publisher: Pustaka Jaya
Edisi/Edition: 1995
Halaman/Pages: 192
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Kategori/Category: Sewa, Jual/Rent, Sale
Harga Jual/Sale Price: Rp. 35.000,-
Call No.: 360/Soe/m/C.1
Status: Ada/Available

***
Masalah sosial merupakan gejala sosial yang sudah sejak lama ada. Masalah sosial ini berkembang dan berubah baik secara kuantitatif maupun kualitatif sejalan dengan perkembangan masyarakat. Dengan perkataan lain dapat disebutkan, bahwa walaupun masyarakat berkembang semakin modern tidak berarti masalah sosial akan menjadi berkurang apalagi hilang. Mungkin saja masalah lama sebagian hilang, akan tetapi akan berganti dengan munculnya masalah baru, atau masalah lama tetap bertahan dengan bentuk dan kualitas baru.

Tulisan ini mencoba membuat inventarisasi berbagai pandangan dilihat dari perbedaan unit analisis yang digunakan yang pada umumnya berkisar antara pendekatan individual dan pendekatan sistem. Unit analisis yang dimaksud menyangkut satuan pengamatan dalam melakukan identifikasi masalah maupun satuan yang dianggap sebagai sumber masalah dalam proses diagnosa.

Disamping itu, juga dicoba diinventarisir berbagai perspektif yang selama ini digunakan untuk memahami dan menjelaskan masalah sosial beserta teori dan paradigma yang mendasarinya. Lebih dari itu, untuk mempertegas bahwa studi masalah sosial tetap relevan dikembangkan di era pembangunan ini, tulisan ini juga mencoba melihat keterkaitan studi masalah sosial dengan proses pembangunan masyarakat.

SOCIAL MAPPING, Bambang Rudito

Judul/Title: SOCIAL MAPPING: METODE PEMETAAN SOSIALTEKNIK MEMAHAMI SUATU MASYARAKAT ATAU KOMUNITI
Penulis/Author: Bambang Rudito
Penerbit/Publisher: Rekayasa Sains
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 232
Dimensi/Dimension: 15 x 24 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 361.7/Rud/s/C.1

***
Buku Metode Pemetaan Sosial (SOCIAL MAPPING) ini akan membuka cakrawala kita bagaimana teknik memahami suatu masyarakat atau komuniti. Buku ini tidak hanya baik digunakan oleh para praktisi-praktisi atau pelaku bisnis yang tertarik untuk terlibat dalam upaya pengembangan masyarakat namun juga sangat bagus digunakan bagi kalangan akademisi yang tertarik dalam memahami masalah sosial dan juga penelitian dengan metode kualitatif.

Melalui pemaparan yang terstruktur, diawal pembahasannya buku ini menjelaskan apa pengertian masyarakat, bagaimana bentuk masyarakat, serta menjelaskan apa yang dimaksud dengan masalah sosial, metode dan teknik apa yang bisa digunakan untuk mengenali dan memahami kenapa suatu hal tersebut menjadi masalah dalam komunitas tersebut.

Selain menjelaskan metode penelitian bersifat kualitatif, buku ini juga memperkaya wawasan pembaca dengan analisis jaringan sosial yang membuat buku ini lebih kompleks dan lengkap untuk bisa dijadikan acuan kita dalam mengenali kebutuhan suatu masyarakat.

OPEN SOCIETY:REFORMING GLOBAL CAPITALISM, George Soros

Judul/Title: OPEN SOCIETY: REFORMING GLOBAL CAPITALISM
Penulis/Author: George Soros
Penerbit/Publisher: Yayasan Obor Indonesia
Edisi/Edition: 2007
Halaman/Pages: 408
Dimensi/Dimension: 16 x 24 x 2.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 361.2/Sor/o/C.1

***
Membaca judul buku ini dengan pengarang George Soros - sosok kontroversial "who broke Bank of England 1992" - sudah tentu menimbulkan pertanyaan atau keheranan. Buku dengan judul semacam itu pantasnya dikarang oleh Andre Gunder Frank, Immanuel Wallerstain, Samir Amin, Giovani Arrighi atau Johan Galtung, para pemikir Neo-Marxis dan aliran radikal. Sulit dipahami bahwa soros seolah 'bertobat' dan mengatakan bahwa ekonomi dunia dalam bentuk kapitalisme Global ini harus dikritisi dan direformasi.

Kita juga akan dikejutkan dengan pandangannya yang tajam tentang peran PBB, kritiknya yang pedas pada peran Amerika Serikat yang selalu memberlakukan standard ganda, peran IMF dan Uni Eropa.

Namanya mulai dikenal di Indonesia ketika dia ditengarai sebagai sosok pelaku pasar uang yang memporakporandakan ekonomi negara-negara Asia dalam krisis moneter 1997 - 1999. Bab 8 secara khusus menarik, karena di sana ditulis pertanggungjawaban Soros akan apa yang diperbuatnya dalam krisis moneter 1998 terhadap Indonesia.

Berguru pada Karl Popper, ia membangun filsafatnya sendiri dalam menggumuli kehidupan dunia pasar uang dan kehidupan pribadinya yang dipandu oleh dua kata kunci: yaitu refleksivitas dan falibilitas.

"Falibilitas merupakan batu penjuru, tidak hanya dalam pandangan hidup saya tentang dunia, tetapi juga merupakan identitas pribadi dan dengan demikian tercermin dalam perilaku saya."

POTRET PETANI BASIS PEMBARUAN AGRARIA, Tri Hardiyanto Sasongko

Judul/Title: POTRET PETANI BASIS PEMBARUAN AGRARIA
Penulis/Author: Tri Hadiyanto Sasongko
Penerbit/Publisher: AKATIGA
Edisi/Edition: 2006
Halaman/Pages: 138
Dimensi/Dimension: 12.5x 19 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 016/Sas/p/C.1

***
Persoalan kemiskinan di pedesaan tidak terlepas dari pembahasan mengenai ketimpangan pemilikan dan penguasaan tanah serta masa depan pertanian di tengah arus modernisasi. Persoalan ini bukanlah hal yang baru, karena dari generasi ke generasi selalu menjadi akar persoalan yang menjadi motivasi bagi setiap gerakan agraria yang diusung teruatama oleh elemen ornop dan ormas tani, dan menjadi sumber diskusi yang tidak ada henti-hentinya baik di akademis maupun praksis.

Sejak berdiri di tahun 1991, AKATIGA, yang selalu konsisten melakukan penelitian-penelitian agraria, berusaha menempatkan penelitiannya dalam kerangka reforma agraria. Jika sampai tahun 2002 penelitian-penelitian yang dilakukan AKATIGA lebih banyak melihat mengenai ketimpangan pemilikan dan penguasaan lahan serta konflik agraria, maka dalam 4 tahun terakhir ini penelitian-penelitian agraria dikembangkan untuk melihat mengenai penataan produksi. Upaya-upaya pengambilalihan pemilikan dan penguasaan tanah tidak dapat menyelesaikan persoalan masa depan pertanian tanpa disertai upaya-upaya untuk menciptakan penataan produksi yang lebih menjamin kesejahteraan petani.

BAHAN-BAHAN KAJIAN PELITA VI DAN PJP II, Nazib Badjrie

Judul/Title: BAHAN KAJIAN PELITA VI DAN PJP II
Penulis/Author: Nazib Badjrie
Penerbit/Publisher: CFMS
Edisi/Edition: 1996
Halaman/Pages: 41
Dimensi/Dimension: 16.5 x 24.5 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 336/Bad/b/C.1

***
Dalam upaya mencari alternatif pemecahan masalah dan menghimpun bahan-bahan masukan bagi penyusunan Pelita VI serta Pembangunan Jangka Panjang II, maka dalam kurun waktu 1991, 1992, 1993 Center for Fiscal and Monetary Studies (CMFS) bekerja sama dengan Yayasan Bina Pembangunan (YBP), telah mengadakan serangkaian kajian sesuai dengan matriks terlampir. Seri Kajian No. 12 ini memuat sebagian dari hasil kajian tersebut.

Walaupun seri kajian ini terbit pada saat pembangunan nasional telah memasuki tahun pertama Pelita VI, materi yang terdapat didalamnya memiliki perspektif ke depan, sehingga memiliki relevansi sebagai bahan masukan bagi pembuat kebijaksanaan nasional dalam mengantisipasi perkembangan mendatang, serta mengeliminasi terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan itu sendiri.

DAYA: KILAS PEMIKIRAN SOSIAL DALAM FOTO, Fred Hehuwat et. al.

Judul/Title: DAYA: KILAS PEMIKIRAN SOSIAL DALAM FOTO
Penulis/Author: Fred Hehuwat, Helen Lok, Didid Adi Dananto

Penerbit/Publisher: Ashoka Indonesia & Ford Foundation

Edisi/Edition: I, 2002
Halaman/Pages: 168
Dimensi/Dimension:
23 x 27.5 x 2 cm

Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia

Call No.: 778.9/Fre/d/C.1

***

Buku ini adalah buku foto. Foto-foto dalam buku ini adalah rekaman dari praktek pemikiran sosial. Tujuan produksi buku ini adalah untuk menumbuhkembangkan kesadaran akan ide-ide yang disajikan di dalamnya melalui bentuk yang dapat dilihat secara sederhana. Hal ini dilakukan demi peningkatan pemahaman, di antara kalangan pembaca yang luas, mengenai apa yang sesungguhnya dikerjakan Lembaga Swadaya Masyarakat/organisasi non-pemerintah dalam program-program mereka.

MUSYAWARAH RAKYAT & LSM, Sabastian Saragih [ed.]

Judul/Title: MUSYAWARAH RAKYAT & LSM: SEBUAH PENGALAMAN PENGORGANISASIAN RAKYAT YANG DILAKUKAN LSM
Penulis/Writer: Sabastian Saragih [ed.]
Penerbit/Publisher: BITRA Indonesia dengan Puspa Swara
Edisi/Edition: I, April 1996
Halaman/Page: 129
Dimensi/Dimension: 14 x 20,5 x 1 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 361.8/Sar/m/C.1

***
BITRA Indonesia adalah lembaga swadaya masyarakat yang berpihak kepada masyarakat miskin, lemah, dan marginal. Lembaga ini berdiri pada tahun 1986 dalam bentuk paguyuban dan menjadi yayasan pada tahun 1992.

Adapun tujuannya adalah untuk mendampingi rakyat dalam mengembangkan sumberdaya alam dan sumberdaya manusia dalam usaha meningkatkan taraf hidup, kesejahteraan sosial, dan martabat rakyat dalam pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan serta meneguhkan dan memperkuat partisipasi rakyat marginal dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.

Yang ditulis di buku ini adalah pengalaman-pengalaman lapangan yang dilakukan para aktifis BITRA Indonesia dan ditulis oleh Sebastian Saragih, salah seorang aktifis di lembaga tersebut.

Buku ini diterbitkan atas dukungan Sekretariat Bina Desa dan teman-teman yang terbagung dalam Sekretariat Pendamping Rakyat [SPR]. Tujuannya:

1. Memberi peluang kepada seluruh aktifis BITRA untuk mengembangkan kemampuan refleksinya terhadap apa yang sudah dilakukannya bersama kelompok-kelompok dampingannya.

2. Membagi pengalaman pendampingan tersebut kepada seluruh mitra kerja dan kepada khalayak yang tertarik pada bidang pengembangan masyarakat.

3. Menggali kembali secara bersama-sama nilai-nilai pengembangan masyarakat yang telah dilakukan.

RAKYAT BELUM MERDEKA: SEBUAH PARADIGMA BUDAYA, Rendra

Judul/Title: RAKYAT BELUM MERDEKA: SEBUAH PARADIGMA BUDAYA
Penulis/Author: Rendra
Penerbit/Publisher: Pustaka Firdaus
Edisi/Edition: 2000
Halaman/Pages: 51
Dimensi/Dimension: 12x 11 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 814/Ren/r/C.1

***
Asal menyadari juga bahwa perjuangan untuk perbaikan nasib dari semua golongan di dalam masyarakat terpaksa harus bertahap, karena pemerintah kita dan negara kita memang miskin saat ini. Ya. Itulah kenyataan keadaan sekarang ini! Miskin!

Memang! Miskin! Tetapi bukannya tanpa daya. Adapun daya itu adalah daya dari kemungkinan-kemungkinan yang ada dalam diri kita masing-masing per individu!
Dalam perjuangan memberdayakan warga negara, kita tidak perlu membuat partai, bahkan tidak perlu membuat organisasi. Juga tidak usah menunggu dana, bahkan sebaiknya kita menolak subsidi dari pemerintah, partai-partai politik dan organisasi bawahannya, perusahaan-perusahaan asing, dan yayasan-yayasan asing. Hal ini perlu kita lakukan untuk tanda kemandirian kita. Selain itu, juga untuk memaksimalkan daya kita masing-masing sebagai individu, dan memancing daya dari masyarakat bangsa kita sendiri. Sebab, kita tidak akan menolak sumbangan dana (kalau ada) dari perusahaan milik bangsa sendiri, atau dari pribadi-pribadi yang memang punya sumber daya yang bersifat swasta, dan dari sumber-sumber lain didalam negeri yang bersifat independen. Sumber-sumber dana yang ideal semacam ini justru akan menjadi inventarisasi dari daya hidup bangsa.

MENGORGANISIR RAKYAT: REFLEKSI PENGALAMAN PENGORGANISASIAN RAKYAT DI ASIA TENGGARA, Jo Hann Tan & Roem Topati Masang

Judul/Title: MENGORGANISIR RAKYAT: REFLEKSI PENGALAMAN PENGORGANISASIAN RAKYAT DI ASIA TENGGARA
Penulis/Author: Jo Hann Tan & Roem TopatiMasang
Penerbit/Publisher: Insist Press
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 133
Dimensi/Dimension: 19.5 x 24.5 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 060/Tan/m/C.1

***
Selama lebih dari 20 tahun, Jo Hann Tan dan Roem Topatimasang telah melakukangpengorganisasian rakyat di Malaysia, Indonesia dan di beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Kini mereka berdua untuk pertama kalinya menuliskan pengalaman dan refleksi mereka dalam buku kecil ini.

Ini memang bukan buku yang bercerita tentang kisah kepahlawanan yang penuh kemasyhuran dari penulisnya. Justru buku ini membongkar mitos konsep kepahlawanan itu sendiri dengan mengatakan bahwa seorang pengorganisir rakyat baru dianggap berhasil jika sang pahlawan adalah rakyat itu sendiri, bukannya sang pengorganisir.

Mengorganisir bukanlah kerja cari makan, maka masih inginkah Anda menjadi seorang pengorganisir rakyat?

Hal terjelek yang banyak terjadi selama ini adalah para pengorganisir atau organisasinya yang malah menjadi 'bintang' atau 'pahlawan' rakyat.

Satu kunci keberhasilan proses pengorganisasian adalah memfasilitasi mereka sampai akhirnya mereka dapat memiliki suatu pandangan dan pemahaman bersama mengenai keadaan dan masalah yang mereka hadapi.

TEORI ORGANISASI DAN PENGORGANISASIAN, Prof. Dr. J. WInardi, S.E.

Judul/Title: TEORI ORGANISASI DAN PENGORGANISASIAN
Penulis/Author: Prof. Dr. J Winardi, S.E.
Penerbit/Publisher: RajaGrafindo Persada
Edisi/Edition: 2007
Halaman/Pages: 356
Dimensi/Dimension: 20x 13.5 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 060/Win/t/C.1

***
Pada dasarnya organisasi terbentuk atas dasar adanya keterbatasan-keterbatasan pada manusia sebagai individu dalam mencapai suatu tujuan. Dengan adanya organisasi dan kegiatannya diekspektasikan kendala-kendala individu dalam kemampuan biologis dan faktor fisikal dari lingkungan yang dihadapi olehnya dapat diatasi.

Alasan dibentuknya organisasi di antaranya adalah alasan sosial, yaitu sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan manusia-manusia untuk pergaulan; alasan material yaitu meperbesar kemampuannya; dan untuk efesiensi dan mengakumulasikan pegetahuan dari generasi ke generasi. Selain itu, organisasi juga memiliki manfaat lain, yaitu menimbulkan efek sinergi di mana output suatu organisasi akan sangat bergantung pada input yang disatukan.

Dengan demikian, buku ini penting sebagai pengetahuan bagi kita yang hidup dalam suatu lingkungan sosial tertentu guna mencapi suatu tujuan dan perkembangan.

Pokok Bahasan:
  • Organisasi dan Pengorganisasian
  • Kemampuan Organisasi-organisasi untuk Bertahan
  • Mengelola Perubahan dan Konflik pada Organisasi
  • Konflik Keorganisasian;
  • Organisasi dan Manajemen Masa yang akan Datang.
  • Kapita Selekta Organisasi dan Teori Organisasi

CSR UNTUK PENGUATAN KOHESI SOSIAL, Mulya Amri dan Wicaksono Sarosa

Judul/Title: CSR UNTUK PENGUATAN KOHESI SOSIAL
Penulis/Author: Mulya Amri & Wicaksono Sarosa
Penerbit/Publisher: Indonesia Bussiness Link
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 106
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 361.7/Amr/c/C.1

***
Program-Program yang berhasil adalah yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, dan karena masyarakat lebih mengetahui apa yang mereka butuhkan, proses penyusunan program-program tersebut harus lebih melibatkan wakil-wakil dari masyarakat. Pelihatan ini bisa dalam berbagai bentuk maupun dengan berbagai tingkat intensitas keterlibatan yang berbeda-beda sesuai dengan situasi spesifik yang dihadapi oleh program tersebut.

Keterkaitan antara jenis program atau kegiatan CSR dan jenis usaha bukan merupakan suatu hal yang mutlak. Bisa saja terdapat berbagai kegiatan CSR yang sama sekali tidak terkait dengan kegiatan usaha. Namun jika terdapat keterkaitan yang cukup erat (seperti Bogasari Baking Centers maupun Community Fiber Farms yang didukung oleh Riapulp) maka semangat bahwa "keberlangsungan usaha juga terkait dengan keberlangsungan sosial masyarakat sekitar" dapat membuat kegiatan CSR terkait menjadi terasa lebih penting dimata pelaku didalam perusahaan. Meskipun demikian, harus dijaga agar kegiatan CSR tersebut tetap terlepas dari motif-motif keuntungan yang dapat mengurangi nilai sosial kegiatan CSR tersebut.

INDONESIA DAN MASALAH PEMBANGUNAN, Budhy Munawar Rahman [ed]

Judul/Title: INDONESIA DAN MASALAH PEMBANGUNAN
Penulis/Author: Budhy Munawar Rahman [Ed.]
Penerbit/Publisher: Kelompok Studi Proklamasi
Edisi/Edition: 1986
Halaman/Pages: 277
Dimensi/Dimension: 12 x 17 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 360/Rah/i/C.1

***
Pada mulanya buku ini merupakan bahan untuk diskusi Indonesia dan Masalah-Masalah Pembangunan, yang diselenggarakan atas kerjasama Kelompok Studi Proklamasi dan Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta, ditambah tiga naskah, pada halaman 142-176, yang merupakan sumbangan dari Panitia. Diskusi tersebut sudah dilaksanakan sejak bulan April 1985 sampai April 1986 yang lalu. Dan penerbitan buku ini dilakukan atas pertimbangan, bahwa masalah-masalah pembangunan pada saat ini telah menjadi bahan pembicaraan yang sangat aktual di negara kita dan negara-negara yang berkembang lainnya.

Buku ini merupakan bagian pertama dari tiga jilid yang kami rencanakan. Pada jilid pertama, akan diberi tekanan pada masalah-masalah yang sifatnya lebih umum dan teoritis, sementara yang kedua dan tiga akan banyak memaparkan kasus-kasus yang lebih khusus.

TEORI PEMBANGUNAN DAN TIGA DUNIA, Bjorn Hettne

Judul/Title: TEORI PEMBANGUNAN DAN TIGA DUNIA
Penulis/Author: Bjorn Hettne
Penerbit/Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 528
Dimensi/Dimension: 13.5 x 20 x 3cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 360/Het/t/C.1

***
Development Theory and the Three Worlds, Teori Pembangunan dan Tiga Dunia, merupakan tinjauan menyeluruh atas teori ilmu sosial yang relevan untuk memahami masalah pembangunan, dalam konteks historis dan geografis yang berbeda. Sejarah pemikiran pembangunan ini meliputi dunia pertama (negara industri Barat), dunia kedua (negara sosialis), dan dunia ketiga (negara berkembang). Pembahasan dimulai dengan teori pembangunan awal, terutama yang berasal dari Eropa. Kemudian dijelaskan bagaimana teori tersebut diperkaya, ditantang, serta diubah untuk menanggapi realitas Dunia Ketiga yang miskin, yang dapat kita lihat juga di Indonesia belakangan ini.

Krisis besar ekonomi yang dialami Indonesia pada 1998 dipicu oleh jatuhnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika. Hal ini dengan jelas mencerminkan fenomena ketergantungan dan globalisasi yang diuraikan dalam buku ini. Demikian pula, pertentangan etnis dan ancaman disintegrasi bangsa bukanlah sesuatu yang khas Indonesia. Dalam kerangka teori pembangunan, Profesor Hettne menunjukkan kasus yang sama di negara lain. Masih banyak lagi isu penting yang dapat ditemukan dalam buku ini, di antaranya modernisasi, pribumisasi, lingkungan hidup, dan pembangunan alternatif.

Teori Pembangunan dan Tiga Dunia merupakan kajian yang amat berguna sebagai referensi dasar bagi pemerintah, pelaksana dan pengawas pembangunan, mahasiswa, dosen, pengamat ekonomi, aktivitas sosial dan pembangunan, serta bagi siapa saja yang ingin memahami persoalan pembangunan dan ekonomi.

MANAJEMEN PEMBANGUNAN UNTUK NEGARA BERKEMBANG, Coralie Bryant & Louise G. White

Judul/Title: MANAJEMEN PEMBANGUNAN UNTUK NEGARA BERKEMBANG
Penulis/Author: Coralie Bryant & Louise G. White
Penerbit/Publisher: LP3ES
Edisi/Edition: 1987
Halaman/Pages: 415
Dimensi/Dimension: 14.5 x 22 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 351.007/Bry/m/C.1
Status
: Keluar/Out

***
Dari pelbagai hambatan pembangunan di negara sedang berkembang maka rendahnya kemampuan berorganisasi dan manajemen merupakan salah satu yang paling mendasar. Usaha untuk mengatasinya akan harus menyangkut perubahan struktur sosial dan politik, yang pada gilirannya sering menjadi kurban dari pelbagai kekuatan dan desakan yang tidak terduga dan tidak dapat dikendalikan. Untuk itulah buku ini menunjukkan kemungkinan-kemungkinan bagi perubahan yang terencana melalui peranan organisasi serta para organisator, dengan menyajikan petunjuk serta strategi yang khusus bagi negara sedang berkembang.

Buku ini membahas teori dan perilaku organisasi dan bagaimana penerapannya dalam pelbagai program pembangunan. Di samping itu disajikan pula pedoman-pedoman khusus untuk merancang proyek, evaluasi dampak pelayanan, pelaksanaan proyek-proyek swakarsa, perbaikan hubungan antar-budaya, serta untuk perencanaan perkotaan. Buku ini bukan hanya menghampiri pembangunan dari kepentingan praktis, namun juga memberikan perspektif yang baru dan kontroversial -- potensi redistribusi pertumbuhan untuk memperbaiki kesenjangan dalam masyarakat sedang berkembang.

SOSIOLOGI PEMBANGUNAN, I.L. Pasaribu & B. Simandjuntak

Judul/Title: SOSIOLOGI PEMBANGUNAN
Penulis/Author: I.L. Pasaribu & B. Simandjuntak
Penerbit/Publisher: Tarsito
Edisi/Edition: II, 1986
Halaman/Pages: 400
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 2cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 301/Pas/s/C.1

***
Masyarakat Indonesia sedang mengadakan pembangunan. Ini mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang cepat dalam masyarakat Indonesia. Disamping perubahan sosial yang diakibatkan pembangunan telah juga terjadi perubahan sosial yang ditimbulkan persentuhan dengan dunia luar. Kedua jenis perubahan sosial tersebut akan menjadi kekuatan yang positif dalam usaha merubah wajah masyarakat bila kita dapat mengarahkannya. Tetapi hal itu dapat bagaikan bumerang yang menghancurkan wajah masyarakat bila kita tidak dapat mengendalikannya. Agar kedua kekuatan tersebut dapat diarahkan dan dikendalikan maka dibutuhkan pengenalan akan perubahan sosial tersebut. Dengan pengenalan tersebut kita dapat mengantisipasi gejolak perubahan sehingga dapat dijinakkan, dikendalikan kepada tujuan yang kita inginkan.

KAMUS DUNIA KETIGA, Dieter Nohlen [ed.]

Judul/Title: KAMUS DUNIA KETIGA
Penulis/Author: Dieter Nohlen [ed.]
Penerbit/Publisher: Grasindo
Edisi/Edition: 1994
Halaman/Pages: 900
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 3.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 360/Noh/k/C.1

***
Strategi pembangunan, problemantika Utara-Selatan, dan masalah Dunia Ketiga sering dibicarakan orang dimana-mana. Masalah ini menjadi begitu terbuka setelah muncul gejolak di beberapa negara.

Kamus Dunia Ketiga yang disusun para penulis Jerman dengan editor seorang guru besar Universitas Heidelberg ini membicarakan masalah negara, organisasi, teori, definisi, serta tokoh yang akan ada di Dunia Ketiga beserta permasalahannya. Dengan demikian, permasalahan Dunia Ketiga menjadi transparan bagi pembaca.

PERENCANAAN PEMBANGUNAN, H. Sitanggang

Judul/Title: PERENCANAAN PEMBANGUNAN: SUATU TEORI DAN PRAKTIK
Penulis/Author: H. Sitanggang
Penerbit/Publisher: Sinar Harapan
Edisi/Edition: 1999
Halaman/Pages: 135
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 0.5cm
Sampul/Cover: Hardcover
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 711.4/Sit/p/C.1

***
Setiap perencanaan pembangunan tidak hanya dituntut kemampuan penguasaan teori-teori keilmuan yang bersifat mikro saja, tetapi juga harus mempunyai pengetahuan yang luas mengenai kemasyarakatan dan kenegaraan, baik yang ada kaitan langsung dengan pembangunan itu, maupun mengenai masalah-masalah yang tidak terkait dengan teori yang akan diterapkan. Oleh karena itu untuk menyusun landasan perencanaan pembangunan tidak hanya berdasarkan data, tetapi harus juga memperhatikan semua paradigma dan keterkaitan berbagai dimensi yang bersifat makro, agar hasil yang dicapai pembangunan itu dapat dirasakan manfaat positifnya secara optimal oleh bangsa dan negara.

Masalah ini sangat penting bagi para perencana pembangunan. Karena apa yang dianggap baik, apa yang disenangi, atau apa yang ditolak oleh masyarakat, tidak selalu sama pada setiap daerah di wilayah Indonesia. Suatu kesulitan tersendiri untuk menentukan perbedaan-perbedaan tersebut, karena tidak selalu dapat dijelaskan secara rasional, memasuki bidang dan dimensi yang sangat luas, mencakup sifat-sifat kejiwaan, emosi, harga diri, latar belakang sejarah, tradisi, agama, dan lain-lain.

Isi buku ini mengupas dan membahas masalah itu semua.

SISTEM PERENCANAAN PEMBUATAN PROGRAM DAN ANGGARAN, M. Arief Djamaluddin

Judul/Title: SISTEM PERENCANAAN PEMBUATAN PROGRAM DAN ANGGARAN: SUATU PENGANTAR
Penulis/Author: M. Arief Djamaluddin
Penerbit/Publisher: Ghalia Indonesia
Edisi/Edition: IV, 1982
Halaman/Pages: 142
Dimensi/Dimension: 14.5 x 20.5 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 351.72/Dja/s/C.1

***
Sejalan dengan makin melajunya usaha pengembangan dan penyempurnaan sistem administrasi negara serta sistem administrasi pembangunan, maka makin terasa pula pentingnya penambahan kepustakaan dalam bidang Sistem Perencanaan Pembuatan Program dan Anggaran, sebagai salah satu dari sistem Administrasi Keuangan Negara.

Untuk memenuhi minat yang terasa makin meningkat itu dan setelah diadakan penyempurnaan di sana-sini, maka diterbitkan buku Sistem Perencanaan Pembuatan Program dan Anggaran Cetakan IV ini.

PERGOLAKAN PETANI DAN PERUBAHAN SOSIAL, Henry A. Landsberger & Yu. G. Alexandrov

Judul/Title: PERGOLAKAN PETANI DAN PERUBAHAN SOSIAL
Penulis/Author: Henry A. Landsberger & Yu. G. Alexandrov
Penerbit/Publisher: CV. Rajawali
Edisi/Edition: I, 1981
Halaman/Pages: 138
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Call No.: 305.9/Lan/p/C.1

***
Pergolakan petani dalam buku ini senantiasa begitu meluas baik dalam waktu maupun ruang, hingga orang tergoda untuk menganggapnya ada di mana-mana. Bukan saja ketakpuasan individual yang massif sifatnya, tetapi protes yang diorganisasikan senantiasa merupakan suatu bahan sejarah sektor pedesaan di banyak masyarakat. Ini berlaku baik untuk Rusia di Utara maupun Indonesia di Selatan; dari Amerika Selatan, ke seluruh dunia sampai Pilipina; sedikitnya dari abad ke tujuh sampai saat sekarang ini.